13 | Not a Jealous, but...

2033 Kata

Tristan mengernyit tatkala mendapati ponselnya bergetar menampilkan private number di layarnya. Ia tersenyum pada Nandi -selaku detektif bayarannya- upaya meminta izin untuk mengangkat telepon orang tidak dikenalnya. Selama ini Tristan tidak peduli soal nomor tidak dikenal apalagi private number! Namun dalam situasi seperti ini, hatinya tergelitik untuk menggeser icon answer dan menjawab panggilan tersebut. “Ada waktu untukku, Tristan?” Kedua alis tebalnya bertaut, “Siapa ini?” Tawa remeh yang terdengar begitu didamba telinga lelaki itu, terdengar merdu dan berbahaya sekaligus. “Kamu melupakanku, baby Trist? Oh, ya. Aku tahu kamu mengalami lupa ingatan, juga ingatan tentang kita.” Tristan tidak tuli. Ia tahu cara bicara dan nada yang digunakan oleh gadis di seberang. Nada meremehkan,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN