Satu Hari dan Bunga

1168 Kata

Lega sekali. Itulah perasaan yang tengah dirasakan oleh Clara. Ia sudah memutuskan untuk menandatangani kontrak dari Pak Kristo. Ya, mulai besok, seorang Clara sudah resmi bekerja di kantor Kristo Wijaya sebagai salah satu staf khusus bagian literasi dan media yang memantau serta menjaga citra Kristo Wijaya. Entah, tapi Clara masih agak heran. Untuk apa, seorang Kristo sampai merekrut orang-orang seperti Clara, demi citra publik. Sepemahaman gadis itu, Kristo Wijaya sudah sangat baik. Ah, kenapa ia harus repot-repot memikirkan hal yang bukan urusannya? Gadis itu segera mengalihkan pikirannya kepada hal lain. Es krim. Itu adalah salah satu yang tengah menari di kepala Clara. Ia memang selalu memberi self-reward, alias hadiah kepada diri sendiri, ketika ia berhasil menyelesaikan sesuatu,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN