Romi kembali ke rumah San dan mendapati San sudah sadar. Untung saja Romi tidak lupa membelikan San makanan. Sesuatu yang bisa ia jadikan alibi. "Dari mana?" tanya San. Ia masih terduduk lemah, tapi sebenarnya pikirannya kembali tertuju kepada Clara dan banyak hal lainnya. "Mencari makanan. Ini." San menyodorkan bungkusan berisi kue. "Tadi Randi datang dan memeriksamu. Dia sudah memberiku suntikan apa, aku tidak tahu. Dan ya, itu ada obat juga. Makanlah kuenya, lalu minum obatnya." "Jangan pergi menemui Clara," ucap San tiba-tiba. "Tidak," balas Romi. Lelaki itu berusaha agar tidak ketahuan. Rupanya feeling San cukup kuat. "Bagus. Jangan terlalu ikut campur. Akan kupastikan, ini akan aku selesaikan dengan baik. Tanpa harus kamu ikut campur lebih jauh lagi." "Ya, terserah saja. Se

