2025 (8)

1594 Kata

"My baby sugar!" Suara lantang itu menggema di dalam kamar yang masih gelap, memecah keheningan menjelang waktu sahur. Pintu yang tadinya tertutup rapat mendadak terbuka begitu saja, tanpa ketukan atau aba-aba. Seolah pemilik kamar ini tidak berhak atas privasi. Dan memang, Wilona memang tidak diizinkan mengunci pintu kamarnya sendiri. Kalau sampai ketahuan mengunci? Bundanya pasti langsung menegur dengan alasan yang sama setiap kali—"Biar Papa bisa masuk kapan saja kalau mau lihat anak perempuannya." Kini, seperti yang sudah bisa ditebak, sosok yang menerobos masuk tanpa permisi bukan lain adalah Papanya sendiri—Ferril. Lelaki tengil yang sejak dulu punya cara tersendiri dalam membangunkan putri satu-satunya untuk sahur. Wilona, yang sudah berusia delapan belas tahun dan sekarang kulia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN