Book 3 EXTRA PART. ARKA 32

847 Kata

Sore ini, seperti biasanya, dari kantornya, Arka ke rumah Adrian dulu, untuk menjemput istri, dan kedua anaknya. Baru saja ia duduk di sofa ruang tamu, saat ponselnya berbunyi. "Amma ... Assalamuallaikum, Amma." "Walaikum salam. Arka.... " "Ada apa, Amma?" Arka menegakan punggungnya, mendengar suara Ammanya yang sedikit bergetar. "Adam datang ke kantor Aska." "Apa?" "Dia ... hhhh, dia memukul wajah Aska, sampai wajah Aska memar, dan kedua sudut bibir Aska berdarah." "Astaghfirullah hal adzim. Aska melawan?" "Tidak, dia merasa bersalah, karena itu dia tidak melawan. Cantika marah sekali, dia tidak terima putranya dipukuli. Dia menangis terus. Abbamu, dan Soleh berusaha memberi Cantika pengertian. Agar tidak perlu ikut campur dalam masalah ini." "Hhhh, Adam memang sangat marah, da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN