“Ais, aku tetap yakin pada perasaanmu. Dan aku yakin kali ini kamu tidak akan menaruh perasaanmu pada lelaki selain diriku kan?” bisik Rendi di telingaku. Ya, kali ini aku sudah sangat mantap dengan perasaanku. 100 persen bahkan. Aku tidak akan menaruh hati dan perasaanku terhadap lelaki lain, walau Usman sekalipun. “Bagaimana jika aku akan mengembalikan Aisyah padamu? Apa kamu bisa menjaga dia dengan baik? dan tidak akan meninggalkannya?” ucapan Rendi membuat Usman terdiam sejenak. “Okay, I trust you. Jika aku mendengar kamu menyakiti Aisyah maka aku akan merebutnya dengan mudah. Karena.. walau aku tidak bisa memiliki Aisyah, namun dia tetaplah seseorang yang berharga untukku. Jadi jangan pernah menyakitinya” titah Usman pada Rendi. *** Hari demi hari berlalu dengan cepat, dan b

