“Ini perpisahan kita ya? ternyata secepat ini ya Aisyah” aku masih tidak mengerti apa yang dia katakan. Aku dan dirinya sudah berpisah sangat lama, saat aku baru pulih dari penyakitku dulu. Sekarang aku sudah sangat sehat, bahkan sudah bisa beraktifitas yang melelahkan setiap harinya. “Usman, kita sudah tidak bersama saat kamu memutuskan pergi. Mungkin memang cukup lama aku tetap menyimpan perasaanku untukmu dulu, namun kata perpisahan sudah terucap lama sekali” “Ternyata, jarak memang menentukan hati manusia ya.. Jarak yang terbentang jauh dalam hubungan kita dulu juga sudah membuatku buta dan meninggalkanmu, padahal kamulah kebahagiaanku” *** Hari yang ditunggu pun tiba. Hari ini aku dan Rendi akan melangsungkan pernikahan. Saat ini aku duduk di salah satu ruangan yang disediak

