Melihat Aisyah yang tampak sangat cantik membuat Usman kembali menyesal. Namun dia menutupi itu semua dengan senyuman dan mengucapkan selamat pada wanita yang dicintainya itu. Padahal di dalam hatinya dia berkata “Seharusnya aku yang bersanding dengan wanita ini. Seharusnya aku yang memperistri wanita ini. Bodohnya aku telah melepaskan Aisyah dan membiarkannya memilih lelaki lain”. Kini Usman menggeser-geser layar ponselnya untuk menghilangkan rindu pada Aisyah. Foto-foto Aisyah yang masih dia simpan cukup untuk menutupi kesedihannya saat ini. Hanya ini yang bisa dia lakukan. Menatap foto Aisyah sambil tetap mendoakan kebahagiaannya. Karena Aisyah, Janu tercintanya, sudah menjadi milik lelaki lain. *** Usman mengajukan cuti beberapa hari untuk pulang ke tempat tinggalnya. Dia tida

