"Tidak usah berbasa-basi, aku tahu benar siapa dirimu. Si culun yang beruntung karena bakat. Kau ternyata tidak buruk. Apa operasi itu menyakitkan?" "Operasi?" Rain membeo bingung. "Operasi apa?" Taraue menunjuk wajahnya dengan satu senyum pongah. "Operasi wajah, tentu saja. Kau pikir dia ini miskin? Uang bisa membeli ketampanan dari segi biaya. Dan calon pria lemah ini contohnya." Kembali melempar dengusan pelan bermakna celaan, Taraue berbalik begitu saja tanpa mau menjabat tangan Jerome yang masih terulur kaku. Membuat Zaka yang kesal bukan main, menarik tangan Jerome dan Rain mengepalkan tangan dengan ekspresi menahan geraman. "Mati saja b******k," umpat Rain dan Oda segera menariknya untuk duduk. Oda menarik napas panjang. Mengamati ekspresi datar Jerome dalam dian saat Zaka menju

