"Latisha, mau kemana?" "Hm?" Latisha menatap penampilan ibunya yang sempurna pagi ini. Belum terlalu siang karena masih pukul delapan. Dan mendapati pesan singkat Jerome semalam kalau dia bersedia menemani Latisha di akhir pekan. Latisha bangun lebih pagi setelah menyalakan alarm dan meminta asisten rumah tangga untuk membawakan sarapan ke kamarnya selagi dia bersiap-siap. "Bermain." "Dengan?" "Teman!" Alis Tasha tertaut. "Teman? Kau punya teman sekarang?" Suara ibunya benar-benar riang tanpa dibuat-buat. Latisha tertawa. Saat tangan ibunya mengusap rambut sebahu sang anak dan menoleh untuk mendengar suara langkah lain yang baru saja menuruni tangga. "Latisha, tumben. Mau kemana di akhir pekan?" "Pergi bermain," balas Tasha. Masih memasang senyum karena terharu. Putrinya bisa berba

