OL (45)

1380 Kata

Molly menatap Rose dengan datar. Sementara Rose duduk meringkuk sambil tangannya memegang gelas yang dimain-mainkan dengan canggung. Ceritanya Rose bertengkar dengan ibunya, entah apa permasalahnnya Rose juga tidak memberitahu. Dia hanya menangis, lalu meminta Molly agar menampungnya malam ini. Molly, sebagai anak bungsu memang sangat super duper usil, tapi dia adalah anak yang baik. Dia tidak pernah bertengkar dengan orang tuanya. Jadi melihat Rose seperti ini, bertengkar lalu kabur dari rumah, Molly benar-benar merasa tindakan Rose tidak benar. Apalagi ketika Molly menyuruh Rose untuk memberi tahu orang tuanya bahwa dia menginap di sini, Rose juga tidak mau. Ah, kepala batu! Orang tuanya pasti khawatir kan? Mereka duduk di sofa yang terpisah, perlahan terdengar suara keluhan dari Mo

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN