OL (44)

1443 Kata

Molly berjalan kaki menelusuri jalan. Pikiran da hatinya saling menerka dan adu argument perihal tadi. Jika Shally tidak tinggal di rumah itu lagi, kemana pindahnya? Kenapa Shally juga tidak memberitahu dia maupun Rose jika pindah? Terus kenapa dia juga tidak mau jenguk? Kata hati Molly sepanjang jalan. Ketika ada kaleng di depannya di tendang. Prank! WAIT! Langkah kaki Molly terhenti. Dia seperti terfikirkan sesuatu. “Tunggu, tunggu, tunggu! Shallay sakit, tidak mau di jenguk, rumahnya sudah berganti kepemilikan, terus kata Bimo… dia mendapati Shally makan roti untk makan siang. Apa jangan-jangan keluarga Shally ada masalah? bangkrut?! YA AMAPUNNN.” Molly menutup mulutnya dengan satu tangan. Molly sendiri tidak percaya dengan apa yang dipikirkannya ini. “No, no, no Molly! Ini berleb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN