Pov Minah Hujan turun membasahi bumi. Aku teringat dengan Khusna yang hidup sendirian dengan perut buncit mengandung 7 bulan. Biasanya kalau hujan, Khusna nebeng di kamarku karena kamar dia gentingnya bocor. Kami biasanya saling memeluk karena angin dingin yang lewat. Aku sadar, sebagai kakak yang sudah jahat dengannya di akhir pertemuan waktu pindahan. Aku malu dengan Jupri, yang kupikir dia menyukaiku tetapi nyatanya hatinya hanya untuk Khusna. Pikiranku kacau malu dan marah saat itu. tidak kusangka momen saharian belanja dengan Jupri, bahkan dengan tanpa malu kuungkap semua isi hati jiak aku menyukainya. Aku bodoh, mengapa segitu mudahnya terpesona dengan cowok yang hanya perhatian dengan adikku. Jelas Khusna beda jauh denganku, sudah hamil dan tidak punya penghasilan. Sebenarnya d

