Pov Jupri Mengenal Khusna semenjak kita sekolah di bangku SMP. Dia gadis polos tidak pernah bertingkah macam-macam. Bertemu dengannya di pagi hari saat olah raga pagi, merupakan rejeki untukku. Terlihat dari cara berpakaian keadaan hidupnya masih sama seperti dulu. Keluarganya termasuk keluarga sederhana jauh dari kata becukupan. Khusna bisa sekolah itu sudah suatu keberuntungan. Hal inilah yang membuatku tertarik dengannya saat masih sekolah, cinta monyet. Tapi aneh, aku sering mengingatnya, jika bertemu dengan cewek yang fisiknya hampir mirib dengan Khusna. “Masih cantik,” kataku pertama menatap matanya. Khusna, nama yang sederhana dan terlihat sekali jika dia bersal dari kampung. Terkadang aku kasihan, jika pas teman-temannya pergi healing dia tidak pernah ikut. Sering aku tawarkan

