Setengah jam kemudian, Hana menelfonnya lagi dan Arga pun memperlihatkan makanan dan obat yang ia beli lewat online. Melihat hal itu, Hana pun tersenyum, setidaknya rasa khawatirnya berkurang sedikit. “Iya sudah sekarang, Kak Arga makan. Aku nemenin di sini,” ucap Hana namun Arga menggelengkan kepalanya. “Aku gak suka makan sambil telfonan kayak gini,” jawabnya memberitahu. “Baiklah, aku matikan. Tapi misal ada apa-apa, telfon aku ya, Kak,” ucap Hana. “Iya,” jawab Arga. “Iya sudah, aku matikan dulu. Assalamualaikum,” “Waalaikumsalam,” jawab Arga dengan suara lemahnya. Setelah itu, Arga pun mematikan hp nya lebih dulu. Arga mencoba untuk makan walaupun hanya sedikit, setidaknya ia sudah menepati janji, tapi baru aja satu suapan, perutnya langsung bergejolak. Arga pun lari ke kamar m

