Sagra mengedarkan pandang, foodcourt semakin ramai dan. Dia berdiri dan mengulurkan tangan. Jenni terlihat ragu sebelum akhirnya menerima uluran tangan itu kemudian berdiri. "Kita cari tempat buat ngobrol," ajak Sagra. "Oke!" Jenni mengangguk dengan senyum tertahan. Beberapa menit kemudian, Sagra dan Jenni duduk di kafe yang khusus menjual cake dan minuman manis. Di bagian pintu depan, terdapat patung berbentuk cupcake berwarna pink dengan pita di atasnya bertuliskan "welcome". Begitu masuk, aroma butter yang tercium harum. Tepat lurus dari arah pintu etalase dengan pecahayaan kekuningan memamerkan aneka cake cantik yang seolah berteriak agar para pengunjung segera memilihnya. Sagra dan Jenni berjalan masuk dan segera menuju etalase. Mata Jenni berbinar melihat cupcake dengan warna meng

