Saat Tuan Arion dan Lukas sudah dibawa ke ruang IGD, Alexa berdiri sendirian di luar ruangan tanpa senyum. Ia bahkan lupa akan rasa sakit di lehernya akibat sayatan dari pisau lipat yang digoreskan laki-laki j*****m bertubuh gempal itu. "Mbak, sebaiknya anda juga diperiksa!" kata seorang perawat yang ternyata juga memperhatikan kondisi Alexa yang berlumuran darah. "Saya ... ." "Jangan menolak, Mbak! Leher itu termasuk bagian yang vital," terangnya. "Iya, baiklah." Alexa pun mengikuti langkah kaki suster bertubuh mungil ke ruang IGD untuk segera diobati. "Lukanya tipis, tapi karena berada di tempat yang sensitif, jadi rasanya sangat perih dan agak lama untuk kering," tutur dokter jaga yang membersihkan dan mengobati leher Alexa. "Iya, Dokter." "Jangan kena air dulu ya! Supaya tidak i

