Malam dingin menjadi teman ketakutan Alexa. Hal seperti ini adalah satu-satunya urusan yang ia hindari selama ini. Dia hanya menjual jasa, bukan tubuhnya. Namun sayang, banyak yang tidak mengerti dan 'tak mau perduli. Alexa menyadari satu hal, tidak mungkin baginya untuk melawan. Hanya ada satu cara untuk lepas dari para pemnagsa yaitu berteriak. Tapi sebelumnya, pertama kali yang harus Alexa lakukan ialah dapat menggunakan mulutnya. "Waw, dadanya indah sekali, Men. Tegak, busung, seperti menantang dunia." "Malam ini, dia jadi milik kita dan selamanya akan menjadi milik kita. Ha ha ha ha ha." Alexa sangat marah dan rasanya ia ingin merobek mulut kedua laki-laki tersebut, namun ia tidak mampu. Walau begitu, Alexa masih terus berusaha. "Tarik celananya, Bro!" perintah laki-laki bertub

