“Tuaaan.... Bagaimana ini? Nyamud sebenarnya ke mana? Mana dia sedang sakit,” tanya Yanti cemas pada Deril, saat berhenti sejenak setelah menelusuri hampir ke seluruh bagian rumah sakit itu. “Entahlah, aku juga tak tahu, Mbak. Kita telah mencari ke segala penjuru dan sudut rumah sakit ini di bantu satpam. Tapi hasilnya masih nihil. Kemungkinan dia juga sudah pergi dari rumah sakit ini,” sahut Deril menyugar rambutnya lalu mengembuskan napas keras-keras. Sama dengan Yanti pikirannya tidak kalah cemas dan juga khawatir. Yanti anggukan kepala, setuju dengan pendapat Deril. “Betul, Tuan. Saya pikir juga begitu. Terus, bagaimana selanjutnya, Tuan? Saya sangat khawatir. Nyamud ‘kan sekarang lagi sakit. Bagaimana kalau di kenapa-kenapa di luar sana.” “Kita akan terus cari dia sampai ketemu, Mb

