"Gimana, bisa dihubungin?" tanya Bastian setelah melihat Leo kembali lemas karena panggilan Leo tidak mendapatkan jawaban dari Ryani. "Nggak diangkat juga?" Renata menyahut, ia menepuk-nepuk b****g Jona yang berada di dalam gendongannya. "Telepon Ishela deh," usul Renata akhirnya. Ia menempelkan punggung tangannya di kening Jona. "Kayaknya anak lo bener-bener kangen sama mamanya—eh, Ryani maksud gue." "Masalahnya Ryani kan nggak tinggal sama Ishela. Ck. Lo gimana sih." Leo tampak uring-uringan. "Gue males kalau suruh telepon-telepon gini, tapi nggak ada respons." "Berasa bertepuk sebelah tangan ya, Le?" Bastian menepuk-nepuk bahu Leo sok dramatis. "Semangat ya, jangan nyerah tsaaay," Tangan Bastian sengaja dibuat melambai. Dan itu bikin Leo semakin senewen. "Lo sih, Le!" sembur Ren

