Pukul kepala Ryani sekarang juga! Hari ini dia dibuat melotot dengan kalimat ajaib yang meluncur dari bibir Leo. Laki-laki itu memasang wajah menyebalkan seperti biasa. Nggak ada manis-manisnya, hanya menatap Ryani sekilas kemudian meluncurlah kalimat, "Saya cinta kamu." Ryani sampai memukul kepalanya dua kali agar dirinya segera terbangun dari mimpi buruknya. Oh. Ryani memaksakan menutup bibirnya walaupun dengan bantuan satu tangan. Dia terlalu speechless. Beneran nggak, sih? Ryani menarik telinganya beberapa kali sambil menatap Leo tanpa berkedip. Telinganya baik-baik aja, kok. Masih berfungsi dengan normal. Laki-laki itu mendesis berdiri di depan Ryani yang berjarak tiga langkah saja. Jangan kan Ryani, dia sendiri sampai bengong. Mulut kurang ajar! Rutuk Leo dalam batin, ingin sek

