Chapter 26: Pendosa

1136 Kata

Kita semua punya satu orang teman yang jarang kita hubungi, tapi waktu-waktu teman itu selalu kembali, dan selalu ada di saat kita membutuhkan mereka. Kita semua punya satu orang teman, yang tidak peduli berapa lamanya pun tidak bertemu, ikat di antara kita tidak pernah pudar. Rasa sepi itu seperti itu, seperti seorang teman setia yang mungkin tidak selalu bersama kamu, tapi datang kembali waktu ke waktu. Selalu ada di sana, di sudut ruangan, mungkin kadang-kadang tidak terlihat, tetapi tidak pernah pergi. Dia selalu ada di sana, menunggu titik terendah dalam hidupmu. Aku menghela nafas panjang ketika memasuki ruangan kosong yang sunyi ini. Meletakkan tas selempang kulit hitam di atas sofa. Lalu membiarkan tubuhku terjatuh di atasnya. Sinar matahari sore bersinar rendah di wajahku, Aku me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN