19. Drama Ketika Menyetor Hafalan

2522 Kata

Kakek keluar dari persembunyiannya setelah mendengar teriakan sang cucu perempuan. Ia mengerutkan kening, saat melihat Riska yang memeluk Revan dengan mata terpejam. Gadis itu terus menggerutu tak jelas. Hingga membuatnya merasa risih. "Ada apa, Riska?" tanya Kakek menatap tajam ke arahnya. Riska melepaskan pelukannya. Ia membalas tatapan tajam sang Kakek, dengan menatap tajam ke arahnya pula. "Gara-gara Kakek! Coba aja, Kakek nggak kasih hukuman dan ancam Riska, Riska nggak bakal malu kayak gini!!" cerocosnya. "Udahlah, Riska males sama Kakek!" Riska mengangkat kaki menuju kamarnya. Kakek, Revan dan Affan memandang heran kepergiannya. Setibanya di dalam kamar, Riska kembali menghafal niat sholat untuk melancarkan. Ia menggunakan kecanggihan teknologi untuk membantunya, karena buku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN