20. Memberi Balasan

2463 Kata

Keesokan harinya... "Bang Revan!! Anterin gue ke warung depan dong, Bang!!!" teriak Riska sambil menuruni anak tangga. Revan langsung menutup kedua matanya dan berpura-pura tertidur. Ia sungguh malas keluar rumah di siang yang panas ini. Namun, adik sepupunya malah meminta diantar ke warung kelontong yang tak jauh dari rumah. "Anjim lo, Bang! Kagak usah pura-pura tidur! Udah cepet, anterin gue!!" Riska menampar pelan pipinya. Sudah jelas, pada saat dirinya menuruni anak tangga, kakak sepupunya itu tengah menonton televisi. Tetapi, saat ia berteriak, Revan malah berpura-pura tidur. Revan menghela napas, ia akan mengalah pada gadis yang satu ini. Kemudian, ia beranjak mengambil kunci motor di dalam kamarnya. Riska memandang kepergian kakak sepupunya dengan senyum merekah. Setelah itu,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN