Acitya Berusaha Move On

1563 Kata

Menunggu memang sangat membosankan. Sesekali aku melihat jam di ponsel. Waktu sudah menunjukkan pukul 10.00, sudah cukup lama aku berada di sini. Akhirnya, namaku dipanggil. Aku pun segera mengajak Hesti ke tempat pengambilan surat cerai. Althan mengikuti di belakang.     Setiba di tempat pengambilan surat cerai, petugas meminta KTP-ku untuk mengetahui apa memang surat cerai ini milikku. Setelah melihat KTP-ku memang benar, petugas pun menyerahkan padaku, kemudian kepada Althan.     Setelah mengucapkan terima kasih pada petugas, aku pun langsung meninggalkan Althan bersama Beyza. Aku menarik tangan Hesti agar cepat-cepat.     “Ngapain, sih, buru-buru?  Untung aku siap pas kamu tarik,” ucap Hesti sambil merengut.     Aku tertawa melihat Hesti cemberut seperti itu.     “Aku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN