Kemudian, Hesti membawa kami menuju rumah makan. Aku sengaja meminta Hesti untuk menuju tempat makan yang menyediakan bakso. Aku kangen dengan bakso di sini. “Sudah sampai, yuk turun.” Ajakan Hesti mengagetkanku. “Kamu kenapa Cit? Ngelamun aja dari tadi,” ucap Hesti. “Eh, nggak apa-apa, kok.” Aku menoleh sambil tersenyum. Lalu, kami turun. Aku sengaja tidak mengatakan pada Hesti perihal postingan Beyza di aplikasi biru berlogo F. Kalau Hesti tahu pasti dia marah-marah sendiri. Kami pun melangkah masuk ke rumah makan. Sesampai di dalam kami segera mencari tempat duduk dan tak lama kemudian datanglah pelayan dengan membawa buku menu. Aku memesan bakso setelah itu menyerahkan pada Hesti. Ternyata Cika dan Hesti memesan makanan yang sama. Dan minumnya sama-sama jus jeruk. Kami m

