Setelah selesai memilih gaun pengantin, kami pun berpamitan dan segera meluncur ke tempat wedding organizer. Setiba di tempat, kami menemui ketua WO. Kami mengobrol banyak hal. Terutama tentang rencana pernikahanku dengan Althan. Wedding organizer ini juga salah satu kenalan Mama. Mama mempunyai kenalan orang-orang yang penting. Setiba di kantor WO, kami disambut oleh salah satu crew dari WO itu. “Halo, ada yang bisa kami bantu?” tanya crew tersebut. “Iya, Mbak, ini kami rencana mau menikah, dan butuh jasa WO.” Althan yang menjawab. “Oh begitu, baik mari saya antar ke ruang manajer kami.” Kami pun mengikuti crew tersebut. Setiba di ruangan manajer, kami disambut dengan ramah. “Silakan duduk.” Manajer yang bernama Vera berdiri dan meminta kami duduk di kursi tamu. Ruangan manaj

