Kesembuhan Althan

1129 Kata

Waktu terus berlalu dengan cepat. Hari-hari kulalui bersama mantan mertuaku. Aktivitas harianku rutin mengunjungi Althan dan tentunya juga bekerja sebagai editor. Aku tak pernah menyesal dengan takdir hidupku ini. Ya, walaupun aku lulusan S2 ekonomi akuntansi, bukan sarjana bahasa Indonesia, tapi kerjaanku justru berbau bahasa. Manusia memang hanya bisa berencana, tetapi hasilnya Allah-lah yang menentukan.     Kehidupanku kali ini lebih baik dari sebelumnya. Mama dan Papa sudah begitu baik padaku. Aku bersyukur dengan kehidupanku sekarang. Ya, walaupun belum sepenuhnya bahagia. Pagi ini, aku masih baru menyelesaikan kerjaanku dan sedang bersiap-siap untuk mengunjungi Althan. Setelah semua siap, baru aku keluar kamar.     Aku menuruni tangga satu per satu. Namun, saat aku melihat di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN