“Kamu ngusir aku Cit? Atau jangan-jangan kamu udah nggak mau maafin aku karena pria ini?! Dia selingkuhan kamu?” tanya Althan sambil menatapku tajam. Plak! Aku langsung menampar pipi Althan dengan keras. Althan dan Ustaz Abyan menoleh ke arahku. “Jangan pernah kamu samakan aku dengan kamu! Kalau nggak tahu jangan asal ngomong! Aku kenal Ustaz Abyan baru, dan nggak ada sangkut pautnya aku menggugat cerai kamu karena Ustaz Abyan. Jangan pula kamu tuduh aku berselingkuh! Kamu benar-benar nggak tahu diri, Althan! Aku ngelakuin semua ini karena ulah kamu! Bukan yang lain!” bentakku. Napasku kembang kempis tak keruan. Aku benar-benar marah pada Althan. Dia berbicara seenaknya sendiri. Dia sama sekali tidak sadar dengan apa yang telah diperbuatnya. Dia tidak sadar kalau semua pe

