Setelah berkunjung ke makam Serkan dan mendoakan Serkan, kami pun meninggalkan area pemakaman. Aku meminta Hesti mengantar ke rumah Althan. Untuk hari ini aku memang memutuskan untuk tidak mengunjungi Althan. “Jadj ke rumah Althan?” tanya Hesti padaku. “Iya, jadi. Aku mau ambil barang-barangku.” Aku menoleh pada Hesti. “Beneran nggak mau ke rumah sakit?” tanya Hesti sambil menatapku tajam. “Iya nggak. Biar Mama nggak suka ngomong seenak sendiri tanpa dipikir. Mungkin mereka memang baik padaku karena ada maunya sepertinya.” Aku menghela napas dalam. Lalu, kami pun masuk ke mobil. Hesti melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Dalam perjalanan kami hanya diam. Kami larut dalam pikiran masing-masing. Sesekali aku menoleh ke belakang. Cika sedang asyik bermain sendiri di bangku b

