Dua puluh tahun yang lalu "Jadi, kapan Ayah dan Mami akan pulang?" tanya Yasmin sambil memegang tangan kedua orang tuanya. Rasanya Yasmin tak rela melepas orang tuanya. Yasmin tahu orang tuanya sangat sibuk. Mereka selalu pulang tengah malam, bahkan tak jarang menginap di rumah sakit. Yasmin hanya bertemu mereka saat sarapan. Kadang, hanya Yasmin dan ibunya, kadang hanya Yasmin dan ayahnya. Seingat Yasmin, tak sampai lima kali dalam sebulan mereka bisa makan malam bersama. Sesibuk itu orang tua Yasmin karena mereka adalah dokter. Dan Yasmin tak sedih sama sekali, karena mereka pergi untuk menyelamatkan nyawa orang tuanya. Meskipun mereka jarang makan malam bersama, orang tuanya selalu meluangkan waktu di akhir pekan untuk berlibur. Orang tuanya tak pernah melewatkan hari-hari istimewa Y

