Setelah beberapa waktu, Jenar akhirnya tersadar. Dia belum sepenuhnya menyadari kondisi tubuhnya, dia hanya merasakan sedikit pusing dan merasa lemas ditubuhnya. Dia lalu menggerakan tangannya diatas kepala untuk memegang kepalanya. Dia mengeram merasakan tubuhnya yang tidak terlalu sehat, "Kenapa aku meraskan tubuhku seperti ini?" gumam Jenar. Dia lalu menghela nafasnya, kemudian dia meraba matanya yang masih diperban dengan kain kasa. Dia merasa aneh, karena matanya juga sedikit berdenyut saat dia sadar tadi. "Aw, kenapa semuanya terasa aneh. Ken, Keneth!" teriak Jenar panik. Tak ada sautan dari Keneth, wanita itu memutuskan untuk bangkit mengubah posisinya menjadi duduk. Dia lalu meraba ranjang untuk turun. Tetapi, saat dia meraba ranjang, dia malah terjatuh ke bawah dan infus dit

