10. Senasib

1225 Kata

“Akhirnya dapat juga tiga pasang. Udah cukup tiga pasang dulu, gantian tiap hari. Besok kalo udah terima gaji, bisa tambah beli sepasang lagi. Sepatu juga cukup sepasang dulu.” Aina tersenyum sembari melangkah melewati ramainya pengunjung pasar. Selesai membeli tiga pasang pakaian dan sepasang sepatu untuk bekerja, Aina menyempatkan diri untuk membeli bahan makanan untuk dimasak sesampainya di kost-an. Ia membeli sedikit, cukup untuk sekali masak karena di kost-nya tidak ada kulkas. Selain masalah pakaian, Aina juga harus pindah kost-an, karena jarak kost-nya sekarang dengan gedung perusahaan cukup jauh. Jika ia bolak-balik setiap hari dengan jarak sejauh itu, akan kelelahan dan mungkin akan sering terlambat. “Oh, siapa ini? Bukannya ini menantu yang aku buang?” Suara sinis seseorang m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN