11. Minta Nomor

1223 Kata

“Kamu tinggal di mana, Mbak? Biar saya antar.” Aina menggeleng. “Gak perlu, Mas. Saya naik angkot aja, gak jauh dari sini, kok.” “Anggap aja sebagai ucapan terima kasih saya karna Mbak sudah bersedia bantu saya beli ini.” “Ha-ha, gak perlu begitu, Mas. Itu hanya bantu beliin aja, santai aja, Mas.” “Jadi tolong terima niat baik saya, Mbak. Saya gak enak kalo orang bantu, tapi kebaikannya gak dibala.” Aina tersenyum kikuk. Darya terkesan sedikit memaksa, tetapi Aina paham jika Darya merasa tak enak setelah dibantu. “Baik ‘lah kalau begitu, Mas. Motor Mas-nya di mana?” “Itu di sana, Mbak. Ayo ikut saya.” Darya tersenyum ramah sembari menunjuk ke area parkiran mobil. Aina mengikuti langkah Darya dengan kening sedikit berkerut. “Mas-nya ... bawa mobil?” Darya menoleh ke belakang, lalu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN