Suiren menatap Renjana dengan tatapan kosong, tetapi tetap mempertahankan senyumannya. Ia terlihat sangat mengintimidasi, walaupun yang ia lakukan hanyalah duduk dengan menyilangkan kakinya. Ditambah lagi saat ini Renjana hanya berdua dengan Suiren, di ruangan kecil dengan penerangan sangat minim. “Apa yang Aksara ketahui tentang saya?” tanya Suiren. "Saya tidak tahu,” jawab Renjana. Untuk sesaat, Suiren tidak mengatakan apa-apa. Hanya menatap Renjana tepat di matanya. Setelah beberapa saat memperhatikan, Suiren hanya menganggukkan kepalanya. “Apa yang mereka katakan tentang saya?” “Untuk berhati-hati jika bertemu dengan wanita bernama ‘Annaisha Suiren’. Saya tidak pernah mendengar nama itu sebelumnya, nama itu juga tidak terdengar seperti berasal dari Kerajaan Asena. Itulah mengap

