BAB 21 – MAKAN MALAM PERTAMA

1324 Kata

BAB 21 – MAKAN MALAM PERTAMA   Pandangan matanya masih belum beralih dariku sejak beberapa saat kami duduk saling berhadapan di salah satu meja yang terletak paling pinggir dari restauran dengan desain rooftop ini. Lampu-lampu yang berasalh dari Gedung-gedung, jalan, dan kendaraan yang lalu lalang di bawah sana menjadi hiasan tambahan yang membuat restauran yang juga sudah didekor dengan lampu-lampu bernuansa warm white ini terlihat semakin indah dan suasananya terasa sangat romantis. Tadinya pandanganku malah terfokus pada Gedung-gedung tinggi di seberang sana, sampai akhirnya aku menyadari bahwa sejak tadi Ben belum mengalihkan tatapannya dariku.   “Ngeliatin apaan sih, Ben?” “Kamu.” Jawabnya sambil menopang dagu dengan sebelah tangannya. “Ya kenapa harus diliatin? Ada yang salah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN