Kemarahan Gea

1600 Kata

Meira berpisah dengan Kalla di depan gerbang kampus. Kalla lebih memilih untuk naik taksi online. Sebab, Aksa sampai sore belum ada kabar. Kalla dan Meira pun tak tahu kabar Aksa. Dimana dan bersama siapa tak ada yang tahu. Kalla mencoba berpikir positif, mungkin Aksa sedang sibuk dengan tugas kuliahnya. Tak lama, setelah memesan taksi online, ada mobil yang berhenti tepat di depan Kalla. Kalla kira itu adalah taksi online yang ia pesan. Tetapi, ketika Kalla cek, plat nomor mobil tersebut berbeda dengan yang ada di aplikasi. Di bagian penumpang pun ada yang membuka pintu mobil. Kalla mundur, tidak jadi menghampiri mobil tersebut. “Lo bener-bener kelewatan, ya!” Gea mendorong Kalla hingga terjatuh. Tangan Kalla bagian Kanan sampai tertindih oleh badannya. Kalla kesakitan, namun, Gea tidak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN