Setelah membentak Kalla dan mempermalukan Kata di depan para mahasiswa, Gibran pergi begitu saja. Ia tak lagi mengeluarkan sepatah kata kepada Kalla, Aksa, maupun Natasha. Kalla menahan tangis sebisa mungkin. Kalla tidak mau terlihat lemah di depan para mahasiswa. Natasha menatap wajah Kalla dengan sendu. Tatapan Natasha menandakan jika ia peduli. Meski Natasha sering kesal dan tidak suka dengan Kalla. Natasha tidak habis pikir dengan Gibran bisa tega melakukan itu kepada Kalla. Aksa. terlihat sangat menahan emosi titik akses berencana untuk menghabisi Gibran bersama teman-temannya untuk membalaskan dendam Kalla. Kalau pergi meninggalkan tempat itu, ia menyendiri di toilet kampus. Tidak pernah terbayangkan oleh kalah hubungannya akan berakhir seperti ini. Masa-masa indah yang diberikan o

