Darah Kalla sudah mengalir di tubuh Gibran. Namun, Gibran masih belum sadar dan belum bisa tahu jika Kalla masih peduli dengannya. Kalla masih setia, menunggu Gibran sadar. Meskipun Gea selalu mengusir Kalla dan melarang Kalla untuk melihat Gibran. Apalagi menunggu Gibran di depan ruangan. Gea selalu menganggap Kalla adalah sumber permasalahan yang dialami oleh Gibran. Padahal, Kalla tidak pernah melakukan hal jahat apapun kepada Gibran. Kalla tidak pernah membela dirinya. Karena ia tahu, orang yang sudah terlanjur membenci tidak akan pernah percaya dengan omongannya. Kalla memilih untuk diam. Dengan begitu, Kalla akan lebih merasa tenang. Semalaman Kalla tidak kembali ke rumah Aksa. Aksa pun sengaja tidak meninggalkan rumah sakit demi menemani Kalla. Aksa tidur di parkiran mobil. Di mob

