Bukk! Bukk! Buk!! “Gue nggak akan pernah maafin Lo kalo terjadi sesuatu yang lebih parah lagi dengan Kalla!” Aksa telah menemukan Gibran yang sedang berjalan ke arah ruang rapat karena Gibran sudah ditunggu para anggotanya. Gibran terkejut dengan kehadiran Aksa yang sekaligus melayangkan pukulan di wajahnya beberapa kali. Belum ada perlawanan dari Gibran, sebab, Gibran masih belum seimbang karena terlalu terkejut dengan yang dilakukan Aksa. Aksa sudah tidak bisa lagi menahan emosinya. Semua emosi telah memuncak dan kini Aksa hanya ingin melampiaskan semuanya kepada Gibran. Apapun yang terjadi dengan Kalla, Aksa akan berada di belakang Kalla. Meskipun Aksa bukan sebagai kekasih, hanya kawan dalam perjalanan hidup Kalla. Bukan seorang pendamping, tapi Aksa ingin selalu melindungi gadis y

