Perdebatan yang tak pernah ada ujungnya. Kini Kalla sudah mulai merasa lelah. Pikiran juga hatinya. Tidak nyaman mulai menyelimuti setiap harinya di kampus. Seolah, kampus adalah tempat yang membuat Kalla trauma. Sebab, berawal dari tempat inilah semua perdebatan itu bisa terjadi sampai sepanjang ini. Bagaimana bisa, Kalla harus memilih antara sahabat dan kekasihnya. Kalla masih ingin memiliki hubungan yang utuh, seperti awal bertemu dengan Gibran. Namun, Kalla juga masih ingin dan akan terus menginginkan persahabatan yang langgeng. Tak ada batasan waktu. Kalla ingin keduanya. Apakah ini serakah? Kalla rasa memang seharusnya berjalan seperti ini. Sahabat dan kekasih adalah support sistem yang berbeda. Memiliki tempat di hati Kalla, dengan porsi yang berbeda, dengan tatanan yang berbeda pul

