Pagi ini Gibran datang jauh lebih pagi. Bahkan sebelum Aksa sampai ke rumah Kalla, Gibran sudah berada di depan rumah Kalla. Gibran menunggu lama selama beberapa saat. Tak ada klakson mobil yang terdengar. Hanya beberapa kali Miss call dari Gibran. Kalla lumayan terkejut dengan kedatangan Gibran yang tiba-tiba. Namun, Kalla seharusnya tidak perlu seterkejut ini, karena semalam Gibran sudah memberitahu jika Kalla tak boleh berangkat ke kampus kecuali dengan Gibran. “Pagi, kak,” sapa Kalla sembari menghilangkan semua kekhwatiran yang tersimpan di dadanya. “Aku cukup pagi kan untuk jemput kamu?” Gibran tidak menjawab sapaan dari Kalla. Justru berbalik melemparkan pertanyaan yang sebenarnya tidak perlu ditanyakan. “Ayo masuk sekarang, sebelum sahabat kamu datang. Aku nggak mau kamu sampai

