"Itulah sebabnya pria harus menikah supaya ada yang mengurusnya dua puluh empat jam." Kalimat itu terus mengusik hati Mister X. Seira memang mengurusnya selama sakit tapi bisa saja wanita itu keberatan hanya tak tega membiarkannya karena sisi kemanusiaan. Dia terus berpikir bagaimana jika suatu hari Seira bertemu dengan pria yang mencintainya dan mereka menikah. Sungguh dia tak rela kehilangan wanita sebaik itu. Apakah aku harus menikahinya? Kalimat itu terus saja bermain di benaknya. Sebenarnya dia juga bingung apa yang ditakutkannya dengan pernikahan. Masalah gagal, masih bisa mencari yang lebih baik. Buktinya Seira gagal dalam rumah tangga tak lantas membuatnya hancur. Malah kariernya makin cemerlang. Seira datang membawa beberapa konsep iklan yang ditawarkan perusahaan advertising.

