Menyesal

1200 Kata

Mister X membawa Seira menjauh dari mantan suami wanita itu. Duduk di kursi tamu yang jauh dari Roni. Seira meminta jus lemon pada pelayan dan meneguknya dengan terburu-buru hingga batuk. "Pelan-pelan minumnya," ujar Mister X sambil memberi tissue, lalu menepuk-nepuk pelan bahu wanita itu. "Aku kesal. Ingin rasanya kujambak wanita ular itu," balas Seira. Dia mengibas-kibaskan tangan di depan wajah. "Tidak perlu. Dia sudah kalah. Kau lihat, dia tak bisa lagi membalas ucapanmu." "Tetap saja aku masih kesal." "Bukankah kau sudah mendapatkan pria yang lebih ganteng." Mister X menggerak-gerakkan alis, menggoda Seira, membuat wanita itu melengos. "Jangan senang dulu. Aku mengatakan itu hanya di hadapan Hania." "Kenyataannya aku memang lebih tampan dibanding mantan suamimu itu." "Dan leb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN