Kau adalah kepala yang keras untuk sekadar berdarah Raba jemarimu adalah kuasa lembut meniti wajahku tiap-tiap malam Merebut segala selimut yang membuatku betah Mencintai segala lelahmu Menjadi d**a yang lebih dari kapas Menjadi punggung yang lebih dari batu Aku berdiri di tubuhmu Ibu *** "Izinkan aku untuk hidup di tubuhmu satu detik saja. Agar aku mengerti, bahwa perjuanganmu lebih keras daripada segala apa yang ada bumi." *** Dari pertemuan yang singkat itu, tak dinyana tahun-tahun berganti membawa banyak nadi pada suatu perbedaan. Dari sisi usia hingga suatu suasana yang telah berputar. Tali yang terikat kuat dalam persahabatan Jihan, Wafa, dan Salsa tetap berjalan dengan baik. Semua berkat doa dan pertemuan-pertemuan mereka acap kali Jihan dan Wafa pulang. Kendati hanya se

