Biarlah bayang membara Nun dalam pandang Dijamah penting jangan sampai usang Hiduplah Di dalam pelajaran perjuangan Terlelap tak sudah Sudah pasrah Salah *** "Ada saatnya bermimpi, ada saatnya berjuang. Perjuangan tanpa bermimpi adalah arah kaki yang tersesat-sesat. Mimpi tanpa perjuangan adalah arah kaki yang hidupnya tetap ilusi." *** Sedari tadi, benda yang dibawa gerak tangan majikannya hilir-mudik itu urung lah berhenti jua. Lampu merah di badannya sedang menyala. Melepaskan panasnya melalui badan setrika untuk melenyapkan lekuk kasar di baju koko. Bajunya dibalik. Jadilah punggungnya yang dihaluskan. Kembali hilir-mudik, andai ia mampu berbicara laiknya manusia, sudah pasti lah mengomel. "Han," panggil lelaki berpeci hitam itu dari tepi kasurnya. Belum terlepas jua titik

