Kebodohan

1740 Kata

“Jangan Tuan!” seru pelayan yang datang membawakan pesanan mereka berdua “Mohon maaf, disini dilarang menghapus atau mencoret tulisan yang sudah tertulis.” ucap pelayan itu menjelaskan. “Apa? Kenapa memang?” tanya Sandi bingung. “Kami menganggap bahwa semua tulisan didinding ini adalah estetika dan bentuk doa. Jadi tidak ada doa yang di panjatkan yang bisa terhapus, dan lagi mencoretnya akan membuat dinding terlihat kotor.” jelas pelayan itu sembari meletakan semua pesanan Elena dan Sandi. “Maafkan aku Elena.” kata Sandi merasa bersalah. “Hahaha, lupakan saja. Toh itu cuma mitos.” kata Elena sembari tertawa. Elena memang tidak terlalu mempermasalahkan hal itu, dia adalah salah satu orang yang tidak mempercayai mitos. “Baiklah, kalau begitu aku tidak akan menghapusnya.” kata Sandi, Sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN