membuang perasaan

1570 Kata

"Kau baik-baik saja?" "Ya. Ada apa?" Bianca terburu-buru melipat apron barunya di laci. Menoleh pada Hirata yang baru saja tiba setelah mengantar pesanan. "Aku baru saja dari rumah sakit. Rasanya luar biasa. Aku pikir semua orang di sana ketus dan tidak ramah," ucapnya senang. "Kau melamun sejak tadi. Aku cemas." "Aku baik-baik saja," balas Bianca ramah. Menepuk bahu Hirata yang mematung, mengangguk dan terburu-buru memasang apronnya untuk kembali bekerja. "Aku tidak melihat Dokter Abe di rumah sakit," ucap Hirata mendadak, membuat Bianca bergeming. "Aku iseng bertanya pada staff di sana dan mereka bilang Dokter Abe tidak ada sejak pagi." "Benarkah?" Kepala Hirata mengangguk. "Heem. Kalian baik-baik saja semalam?" "Sebenarnya tidak, Hirata. Jangan bertanya. Bianca sedang sedih." Ais

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN