penuh arti

1501 Kata

Ia berhenti melangkah hanya sekadar untuk menatap. Mengamati trotoar yang senggang dan area pertokoan yang tidak terlalu ramai. Walau cuaca cerah sekalipun, orang-orang rupanya masih terlalu sibuk dan larut dalam urusan mereka masing-masing. Sementara benaknya berkelana. Kalau saja waktu bisa diputar mundur kembali, ia tidak seharusnya berjalan pergi seperti gadis linglung. Mendapati Abe dan sang kakak di pemakaman mungkin bukan hal yang aneh. Tetapi melihat gundukan tanah Chayim penuh bunga, Bianca merasa dirinya terharu sekaligus tertampar. Mungkin seharusnya memang dirinya membiarkan perasaannya berkembang ke arah yang lebih terbuka. Membiarkan Abe menempati posisi kosong Chayim di masa depan. Mereka punya masa depan, sementara Chayim tidak lagi ada. Harapan itu telah kandas. Terbawa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN