Ibu Barry melirik Cherry, mencoba terus mengingat wajah familiar itu. "Kita pernah ketemu enggak ya?" Tanya Ibu Barry. Cherry tersenyum kikuk dan menggeleng. Ibu Barry mengangguk-angguk sambil terus memutar otaknya. Tapi, dia tetap tak ingat. Sampai tak berapa lama berselang, Bapak Barry datang. Ibu Barry menyambutnya dengan pertanyaan. "Beh, darimana aja? Jam segini baru balik!" tanya istrinya. "Main catur di pos!" Jawabnya sambil melirik Cherry. Wanita itu menunduk, berusaha menutupi wajah dengan rambut panjangnya. Bapak Barry yang baru menginjakkan kaki di teras menatap Cherry. "Beh, kenalin ini temen si Barry!" Bapak Barry mengerutkan keningnya. Cherry beranjak dan mengulurkan tangannya berniat menyalami bapak Barry. Tapi, tak seperti dugaannya. Pria tua itu justru ngeloyor

